Saturday, June 27, 2009

NEMO BERKEMBANG BIAK

















Bagi Anda penggemar ikan hias laut yang biasa disebut clownfish atau nemo, pernahkah ikan Anda sampai berkembang biak?
Saya mengalaminya di akuarium air laut dirumah. Kebetulan saya mempunyai sepasang clownfish yang bisa berkembang biak sampai bertelur dan menetas. Clownfish yang berkelamin jantan adalah clownfish dari kepulauan seribu sedangkan clownfish betina adalah jenis clownfish Irian yang sekarang sudah jarang ada di pasaran. Clownfish Irian berbeda warna dengan clownfish pada umumnya. Pada bagian badan yang berwarna orange di clownfish biasa, di clownfish Irian berwarna hitam.

Clownfish tersebut selalu bertelur setiap dua minggu sekali, sayang saya hanya bisa sampai pada tahap menetas seperti yang terlihat pada gambar. Selanjutnya beberapa hari menetas, anak-anak clownfish yang masih menempel pada media bertelur itu pun hilang entah kemana. Mungkin dimakan oleh induknya ataupun oleh ikan jenis lain.

Tapi, yang pasti sekitar setiap dua minggu sekali clownfish tersebut bertelur lagi dan menetas dan kemudian hilang kembali. Mungkin perlu pengelompokan antar sesama clownfish, tidak bercampur dengan ikan jenis lain pada akuarium yang sama.
Read More.. Read More..

Friday, June 26, 2009

Siklus Nitrogen

Pengolahan air memakai filrasi biologi terkait erat dengan siklus nitrogen (nitrogen cycle). Pengetahuan tentang siklus nitrogen yang berlangsung pada ekosistem akuarium air laut layak diketahui. Sisa metabolisme ikan, koral, invertebrate dan sisa pakan akan diolah oleh microcrustacea, nematode, fungi dan protozoa menjadi amoniak (NH3). Amoniak beracun bagi penghuni akuarium.
Untunglah kehadiran amoniak tersebut mengundang kehidupan lain seperti bakteri aerobic yang bertugas menguraikan amoniak menjadi nitrit (NO2) dan nitrat (NO3). Bakteri aerobic membutuhkan oksigen untuk menjalankan fungsinya tersebut. Nitrit sangat beracun bagi ikan dank oral, sementara nitrat tidak beracun. Namun, kadar nitrat yang terlalu tinggi di air tetap perlu dihindari. Kadar nitrat diatas 20 mg/liter air memancing kehadiran berbagai jenis microalgae yang merusak keindahan akuarium.
Kelompok bakteri lain yang menguntungkan disebut bakteri anaerob yang mengubah nitrat menjadi nitrogen dan oksigen. Tidak seperti bakteri aerob, kelompok bakteri anaerob hidup dalam kondisi rendah oksigen.


Dalam tahap ini, siklus nitrogen sudah berlangsung. Permasalahan muncul saat tidak ada keseimbangan dalam siklus. Misalnya, ada beberapa tempat di akuarium yang tidak cukup melimpah oksigen sehingga bakteri aerob tidak dapat berkembang biak dalam jumlah yang cukup pada siklus nitrogen. Sebaliknya, bila tidak ada area yang rendah oksigen sehingga populasi bakteri anaerob tidak mampu mengolah nitrat maka akan terjadi kondisi new tank syndrome. Pada kondisi tersebut akuarium dipenuhi berbagai jenis ganggang dan lumut yang mengganggu keindahan. Tingginya bioload karena ketidakseimbangan siklus nitrogen akan menurunkan kualitas air dan menyebabkan kehadiran berbagai penyakit.

Ketidakseimbangan ekosistem paling sering dialami para akuaris pemula karena ada kecenderungan untuk mengisi akuarium dengan berbagai spesies hingga overcrowded, begitu pula akibat pemberian pakan yang berlebihan.
Kesalahan lain ialah para akuaris pemula ingin cepat-cepat mengisi akuarium, padahal sebelum siklus nitrogen berlangsung stabil, akuarium belum dapat diisi spesies ikan, koral dan invertebrata lain. Proses siklus nitrogen menyita waktu 2-8 minggu. Itulah alasan kenapa akuarius air laut pemula selalu dilanda stress setiap hari dengan kematian ikan dan koral.
Read More.. Read More..

Thursday, June 25, 2009

JERNIH TIDAK BERARTI BERSIH


Berbeda dengan akuarium air tawar, kejernihan air akuarium air laut belum menandakan kualitas air tersebut baik. Artinya, air jernih tidak berarti bersih. Pengertian bersih untuk akuarium air laut bukan hanya dilihat secara visual saja, tetapi perlu dilihat parameter-parameter air yang akan mendukung kehidupan makluk penghuni akuarium.

Selesai menyiapkan akuarium dan lampu, langkah selanjutnya adalah memikirkan pemakaian sump. Sump berfungsi sebagai reservoir yang memudahkan penggantian air serta mempertahankan level permukaan air di akuarium. Selain itu, sump akan mengolah air yang mengandung sisa-sisa metabolisme. Air yang sudah diolah dipompakan kembali ke akuarium dengan sejumlah parameter air yang sudah jauh lebih baik dan bersih. Bersih disini artinya bersih secara visual dan biologis.

Menjernihkan air dari akuarium diawali dengan mengalirkan air melalui filter mekanis. Filter ini terdiri dari busa untuk menyaring kotoran dan partikel kasat mata. Setelah lolos dari filter, besar kemungkinan air tersebut sudah jernih, tetapi belum tentu sehat. Oleh karena itu, air tersebut masih perlu diolah lebih lanjut dengan memakai filtrasi biologi.


Read More.. Read More..

Wednesday, June 24, 2009

Matahari Artifisial

Di habitat asli, spesies koral dan ikan hias airu laut tidak dapat bertahan hidup tanpa sinar matahari. Sebagian besar spesies koral tersebut bersimbiosis dengan makluk bersel tunggal dinoflagellate yang hidup di kulit dan tubuh koral. Organisme yang disebut zooxanthellae tersebut membutuhkan sinar yang cukup sebagai sumber energi untuk menyediakan pakan bagi koral agar bertahan hidup. Ragam warna koral sebetulnya adalah zooxanthellae.

Lampu akuarium bukan hanya sebagai estetika, tetapi juga merupakan salah satu factor utama yang menjadi kunci sukses dalam pemeliharaan akuarium air laut. Memang tidak ada lampu yang mampu menyamai iluminasi, spectrum dan intensitas sinar matahari. Namun sekarang ini sudah tersedia beragam produk khusus akuarium air laut yang berfungsi sebagai matahari artificial. Tanda awal lampu akuarium kurang tepat adalah memudarnya warna koral.

Beberapa jenis lampu dapat dipakai seperti lampu TL (fluorescen tube). Khusus akuarium air laut, jenis lampu TL yang dipakai antara lain actinic blue dan daylight. Di Indonesia, lampu TL yang beredar termasuk normal output. Sebenarnya ada jenis lampu very high output (VHO) yang sinarnya lebih terang. Namun, lampu andalan bagi akuaris air laut adalah jenis metal halide (MH).


Pemilihan jenis lampu sangat tergantung pada jenis spesies yang dipelihara. Bila sebagian besar merupakan spesies yang membutuhkan iluminasi, spectrum dan intensitas tinggi, disarankan untuk menggunakan lampu MH. Lampu MH umumnya memiliki color temperature (Kelvin) 10.000 K, 14.000 K dan 20.000 K.
Bila dipilih lampu berkekuatan 10.000 K, lampu tersebut perlu dipadukan dengan lampu actinic blue. Lampu 14.000 K atau 20.000 K tidak perlu ditambahkan lampu actinic blue. Ini disebabkan semakin tinggi color temperature akan semakin biru cahaya lampunya. Sayang, lampu MH masih tergolong mahal di Indonesia. Meskipun mahal, lampu jenis ini lebih menguntungkan karena awet hingga lama. Selain itu lampu MH memiliki efek estetika seperti sinar matahari dibanding lampu TL dan akan menciptakan bayangan riak air di akuarium seperti di laut dangkal.

Lampu TL masih bisa digunakan dengan memadukan actinic blue dan daylight, perbandingan 50 : 50. Keuntungannya ialah lampu TL tidak sepanas lampu MH yang membutuhkan aksesoris tambahan untuk menurunkan suhu air.

Lampu apapun yang dipilih perlu berpatokan pada jumlah watt dikalikan volume air. Jumlah watt ideal untuk pencahayaan di akuarium air laut adalah 2-4 watt pergalon air (1 galon = 3,8 l). Misalkan, dengan volume air 200 liter maka dibutuhkan sekitar 400-800 watt. Kurangnya jumlah watt memang tidak langsung membuat koral mati, namun dengan berpatokan pada nilai standar tersebut maka umur spesies akan jauh lebih lama. Misalnya berbagai spesies anemone laut (actinians) yang sebenarnya dapat mencapai umur ratusan tahun di habitat asli akan pudar warnanya dalam hitungan minggu, kemudian mulai mengecil dan akhirnya sekarat dan mati bila lampu akuarium tidak sesuai.

Ikan hias air laut sebenarnya tidak terlalu berpengaruh dengan iluminasi dan spectrum lampu. Namun, pengaruh tersebut tampak pada koral. Bila salah perhitungan, koral tidak mekar maksimal sehingga cepat atau lambat warnanya akan pudar bahkan kemudian mati.

Waktu pencahayaan tidak kalah penting di banding jenis lampu dan jumlah watt. Harus diingat bahwa disini Anda sedang mencoba menghadirkan miniature ekosistem koral. Sangat wajar bila diperlukan simulasi seperti di habitat aslinya.
Koral membutuhkan sinar untuk berfotosintesis, oleh karena itu lampu akuarium perlu dinyalakan pagi hari dan dipadamkan pada petang hari. Lama penyinaran antara 10-14 jam. Penyinaran yang terlalu singkat tidak akan memberikan waktu bagi koral untuk melakukan fotosintesis. Sementara penyinaran yang terlalu lama akan mengundang ganggang dan lumut (microalgae) yang tidak diinginkan, seperti brown diatom algae yang memenuhi kaca, dasar akuarium dan karang. Microalgae membutuhkan energi dari cahaya untuk berkembang biak.

Untuk menyimulasikan matahari terbit dan matahari tenggelam, nyalakan satu lampu actinic blue selama satu jam pertama dan satu jam terakhir. Agar tidak repot, gunakan timer yang mudah diperoleh di toko-toko alat listrik.
Read More.. Read More..

Tuesday, June 23, 2009

Ukuran dan Bentuk Akuarium

Salah satu kesalahan awal dari akuaris air laut pemula adalah memilih ukuran dan bentuk akuarium. Lingkungan artificial untuk penghuni laut dangkal tidaklah sama dengan ikan hias air tawar. Harus diingat, yang hadir adalah sebuah miniature kehidupan laut tropis dangkal. Spesies koral dan ikan hias air laut tidak bertahan lama seandainya tidak memiliki lingkungan seperti di habitat asli. Tentu saja tidak mungkin menghadirkan akuarium yang 100% mirip habitat asli. Namun pemakaian aksesoris yang tepat mampu menciptakan lingkungan artificial yang dapat membuat spesies-spesies tersebut mudah beradaptasi.

Ada aturan memilih ukuran dan bentuk akuarium air laut. Semakin kecil ukuran akuarium maka akan semakin kecil volume air laut yang tertampung. Semakin sedikit volume air akuarium maka akan semakin sulit mempertahankan kualitas air untuk mendukung lingkungan penghuni akuarium.


Semakin banyak penghuni akuarium yang dipelihara dalam akuarium berukuran kecil maka semakin banyak masalah yang muncul. Oleh karena itu, hindari penumpukan spesies (overcrowded) yang dapat berakibat melemahnya daya dukung ekosistem akuarium air laut.
Bagi akuaris pemula, sangat disarankan untuk memulainya dengan akuarium ukuran besar bervolume minimal 200-400 liter air. Pertimbangan bahwa akuaris pemula harus memulai dengan sesuatu yang kecil tidak berlaku untuk hobi ini. Apalagi mengingat ada kecenderungan akuaris pemula akan memenuhi akuarium kecilnya dengan segala macam spesies yang menarik perhatiannya.

Bentuk akuarium beragam. Untuk akuarium air laut, pilihlah bentuk persegi panjang. Bentuk persegi panjang lebih baik dibanding bujur sangkar. Pasalnya, pencahayaan lampu TL akan maksimal menembus hingga ke dasar akuarium. Jangan lupa pertimbangkan ukuran lampu TL berdasarkan ukuran panjang akuarium. Cahaya sangat penting agar mudah menjangkau seluruh sudut akuarium.
Akuarium dapat ditopang dengan lemari khusus yang berfungsi menyembunyikan berbagai aksesoris pendukung. Hindari penggunaan bingkai akuarium dari bahan besi karena mudah menimbulkan korosi atau karatan.



Read More.. Read More..

Sunday, June 14, 2009

Setting Aquarium Laut


Pada umumnya, untuk memulai memelihara ikan laut, kita perlu mensetting aquarium laut kita agar sesuai dengan habitat yang sesungguhnya bagi ikan seperti habitat di laut itu sendiri. Minimal mendekati keadaan air laut yang sebenarnya. Oleh karena itu pada saat setting aquarium, coral, sponge dan tanaman-tanaman laut lainnya bisa langsung dimasukkan pada waktu pertama kali mengisi air.

Sedangkan untuk memasukkan ikan memerlukan waktu sekitar 2 minggu setelah setting agar tercipta habitat yang menyerupai habitat bagi ikan sehingga ikan dapat tahan lama hidup.

Biasanya aquaris pemula tidak sabar untuk segera mengisi aquarium dengan berbagai jenis ikan yang sangat menarik, namun karena ikan-ikan tersebut stress dengan lingkungan barunya maka ikan-ikan tersebut akan segera mati dan habitat yang kita inginkan tidak tercipta malah akan menjadi rusak.

Namun, saya mempunyai trik dan tips yang bisa dipakai agar ikan-ikan yang kita inginkan bisa dimasukkan ke dalam aquarium hanya sehari setelah setting.

Pada kesempatan berikutnya akan saya bagikan trik dan tips tersebut.

Read More.. Read More..