Friday, July 10, 2009

Fungsi Protein Skimmer

Meskipun wet-dry-trickle filter sudah bekerja dengan efektif, belum berarti masalah sudah selesai. Produk akhir dari wet-dry-trickle filter yaitu nitrat, masih menyimpan masalah terutama saat kadarnya melebihi ambang batas (antara 5,0-20 mg/ltr) akibat spesies yang overcrowded atau pemberian pakan berlebihan.
Beruntunglah para pakar sudah menemukan metode baru yang dapat membuang kadar nitrat secara signifikan melalui protein skimmer atau foam fractionation. Selain membuang nitrat dari air, protein skimmer yang beroperasi 24 jam tersebut pun mampu membuang berbagai sampah organic, termasuk kandungan fosfat dan silica yang kerap memicu tumbuhnya brown diatom algae.

Dipasaran sudah banyak ditawarkan jenis protein skimmer. Ada yang menggunakan powerhead dengan system venture, ada pula yang hanya menggunakan air pump (pompa udara). Model yang berbeda akan berpengaruh pada efektivitas.



Prinsip kerja protein skimmer adalah mengalirkan udara ke air sehingga menimbulkan gelembung-gelembung udara berukuran kecil atau halus. Gelembung-gelembung halus yang jumlahnya sangat banyak akan mengikat sampah organic yang kemudian membawanya ke permukaan tabung pembuangan dalam bentuk busa kering.

Bagaimana caranya menentukan bahwa protein skimmer yang digunakan berfungsi dengan baik? Protein skimmer yang efektif akan mampu menciptakan gelembung udara sebanyak mungkin dengan ukuran sangat kecil. Semakin lama gelembung udara tersebut kontak dengan air maka semakin banyak sampah organic yang diikat, lalu dibuang. Oleh karena itu, semakin besar ukuran protein skimmer maka kemampuan kerjanya akan lebih efektif.

Memastikan bahwa protein skimmer yang dipilih sudah efektif dan pengoperasiannya benar dapat dengan memperhatikan busa yang diproduksi. Busa tersebut harus kering (bukan berupa air) dan terus menumpuk di mulut tabung pembuangan sampai busa kering berikutnya mendorongnya masuk ke tabung pembuangan. Lama kelamaan busa tersebut akan mencair dengan warna hijau kecoklatan atau coklat kehitaman dan berbau khas. Bila limbah yang dihasilkan cukup banyak, tabung pembuangan akan penuh dalam waktu kurang dari seminggu (untuk akuarium berukuran 300-400 liter dengan jumlah spesies padat). Namun untuk akuarium yang baru di set-up, pada minggu pertama tentu belum banyak limbah karena siklus nitrogen belum berjalan.

No comments: