Monday, July 6, 2009

Karang dan Pasir Hidup


Untuk mempercepat berlangsungnya siklus nitrogen, ada kiat yang bisa ditempuh. Saat pertama kali men-set-up akuarium baru, disarankan untuk menggunakan pasir hidup (live sand) sebagai dasar akuarium dan karang hidup (live rock) sebagai karang dekorasi. Pasir dan karang disebut hidup karena di dalamnya terdapat kehidupan mikroorganisme yang berperan pada berbagai tahap siklus nitrogen. Tidak seperti karang mati putih polos yang umum dipakai dalam mendekorasi akuarium display di toko-toko ikan hias dan koral. Karang hidup dipenuhi coraline algae atau ganggang koral yang berwarna-warni seperti ungu, merah jambu dan hijau.

Pada lingkungan laut asli, pasir dan karang hidup berfungsi sebagai filter alami. Oleh karena itu, salah satu metode filtrasi cukup mengandalkan pasir dan karang hidup sebagai media untuk menyaring sekaligus mempertahankan kualitas air.

Satu atau dua ekor ikan yang relatif tahan terhadap kualitas air buruk, seperti green chromis atau blue damsel dapat dimasukkan ke dalam akuarium baru. Begitu pula sebagian pasir dan serpihan karang dari dasar akuarium yang sudah stabil dimasukkan ke akuarium yang baru selesai diset. Pasir dan serpihan karang yang stabil sudah kaya mikroorganisme yang akan mempercepat siklus nitrogen di akuarium baru.

No comments: